vaksin dpt

Para Ayah Bunda Simak Informasi Tentang Vaksin DPT Pada Anak

Dari pengalaman Gea, anak saya yang pertama telah menjalani imunisasi DPT yang ketiga di usianya yang sudah 4 bulan.  Imunisasi DPT yang ke-1 dan ke-2 diberikan saat Gea usia 1 bulan dan 2 bulan. Imunisasi DPT yang ke-3 ini merupakan jadwal imunisasi DPT dasar, yang mana nanti akan ada jadwal lagi untuk Imunisasi DPT lagi. Vaksin DPT yang diberikan kepada bayi sangat penting untuk masa depan kesehatan anak.

vaksin dpt

Mungkin ada pertanyaan bagi Ayah Bunda apa itu Vaksin DPT? Berikut informasi tentang Vaksin DPT yang bersumber dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). DPT merupakan singkatan dari Difteri, Pertusis, Tetanus. Difteri, Pertusis, Tetanus adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh bakteri.

Difteri ditandai dengan terjadi selaput putih keabu-abuan ditenggorokan yang menyebabkan kesukaran bernafas, gagal jantung, sampai kematian. Ditularkan melalui percikan ludah.

Pertusis ditandai batuk yang terus menerus dan diakhiri dengan muntah yang menyebabkan anak tidak dapat makan, minum, dan berhenti bernafas terutama pada bayi kecil. Dapat menyebabkan Pneumonia, kejang, kerusakan otak, dan kematian.

Tetanus ditandai dengan kekakuan otot muka dan seluruh otot badan dengan rasa nyeri. Otot mulut dapat kaku sehingga tidak dapat membuka mulut dan tidak dapat menelan sehingga dapat menyebabkan kematian, angka kematian 2 diantara 10 orang pasien. Tetanus disebabkan luka dalam dan kotor. Pada bayi baru lahir bakteri tetanus masuk melalui tali pusat yang dipotong tidak steril.

Penyakit Difteri, Pertusis, Tetanus dapat dicegah dengan Vaksin DPT. Sebagian besar anak yang mendapat Vaksin DPT akan terlindungi dari penyakit ini pada masa kanak-kanak.

Siapa yang harus diberi Vaksin DPT dan kapan vaksin tersebut diberikan???? Anak harus mendapat Vaksin DPT 5 kali pada usia :

  • 2 – 4 – 6 – 18 bulan (4 – 6) Tahun atau
  • 2 – 3 – 4 – 18 bulan – SD Kelas 1

Untuk anak usia > 7 Tahun diberikan vaksinasi Td atau Tdap. Vaksin Td atau Tdap melindungi terhadap Tetanus, Difteri, Pertusis harus diulang setiap 10 tahun sekali.

Kapan Vaksin DPT tidak boleh diberikan????

  • Anak sakit berat disertai panas tinggi, pemberian vaksinasi diberikan setelah anak sembuh dari sakit. Pada sakit ringan tanpa demam vaksinasi dapat diberikan.
  • Anak yang pernah mendapat reaksi alergi berat setelah vaksinasi pertama kali dengan DPT, tidak diperbolehkan untuk mendapat vaksin DPT selanjutnya.
  • Kejang atau pingsan segera setelah diberikan vaksinasi DPT
  • Anak menangis keras dan terus-menerus selama > 3 jam setelah vaksinasi.

vaksin dptSedangkan secara umum efek samping yang dapat timbul dari pemberian vaksinasi DPT diantaranya :

  • Demam tinggi lebih dari 38,5 derajat Celsius
  • Reaksi lokal di tempat penyuntikan, berupa kemerahan, bengkak, serta nyeri
  • Rewel dan menangis dengan nada tinggi
  • Kejang demam
  • Reaksi alergi sistemik (menyeluruh)

Pengalaman pada Gea anak saya, setelah diberikan vaksin DPT yang pertama suhu badannya panas sekitar 37 C tapi belum sampai 38 C. Tetapi Gea tidak mengalami nangis atau rewel, malah anaknya ketawa-ketawa teriak. Badannya yang demam ini terjadi sampai malam, dan keesokan harinya suhu badannya turun, badannya hangat. Sampai hari kedua pasca vaksinasi suhu badannya mulai normal.

Sedangkan pengalaman setelah pemberian vaksin DPT yang kedua, suhu badan GEA tidak terlalu panas seperti yang pertama. Sama perawat yang memberikan vaksin, Gea dianjurkan untuk diberikan paracetamol sirup pada anak 2 jam pasca diberikan vaksinasi. Dengan maksud untuk mengurangi efek demam dan nyeri pasca imunisasi. Begitu juga vaksinasi yang ketiga, suhu badan Gea tidak panas dan lebih stabil, juga tidak rewel. Tetapi sama mamanya tetap diberikan paracetamol sebagai preventif demam dan nyeri.

>>>MAU TAU TIPS-TIPS TENTANG DUNIA INTERNET MARKETING GRATIS SELAMA 1,5 TAHUN BERNILAI PULUHAN JUTA RUPIAH?? YUK DAFTAR FREE MEMBERNYA KLIK DIBAWAH INI!<<<

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.